InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home Pengaduan

Polisi Koordinasi ke IDI, Cek Status Dokter Malpraktik ke Monica Indah

by Admin Pakpolin
18 March 2021
0
Polisi Koordinasi ke IDI, Cek Status Dokter Malpraktik ke Monica Indah
1
SHARES
19
VIEWS

Jakarta – Polsek Penjaringan masih menyelidiki dugaan malpraktik yang menimpa model Monica Indah oleh perempuan inisial YJ yang mengaku sebagai dokter. Polisi akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mengetahui apakah YJ memang seorang dokter atau bukan.

“Itu sudah pasti. Nanti kita akan koordinasi secara keseluruhan,” kata Kapolsek Penjaringan Kompol Ardiyansyah saat dihubungi detikcom, Rabu (17/3/2021).

Menurut Ardiyansyah, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan untuk mengungkap legalitas klinik yang dimiliki YJ. Penyelidikan legalitas klinik YJ tersebut kini masih terus dilakukan.

Dia menambahkan, jika keterangan dari pihak Kementerian Kesehatan masih kurang untuk menggali latar belakang YJ, polisi akan segera memanggil pihak IDI untuk memastikan profesi dokter dari YJ.

“Kalau memang hanya di Kemenkes itu dalam hal ini Ditjen Pelayanan Kesehatan Masyarakat, kalau sampai di situ bisa meyakinkan yang bersangkutan ada dugaan yang kemarin kami sampaikan (klinik ilegal) itu mungkin sampai di situ. Tapi kalau memang kita perlu lagi tambahan saksi, ya nanti kita akan koordinasi dengan IDI,” ungkap Ardiyansyah.

Pada 11 Januari 2021, Monica melaporkan YJ atas dugaan tindak pidana memproduksi/mengedarkan sediaan farmasi dan/alat kesehatan tanpa izin edar. Pengaduan Monica tertuang dalam laporan bernomor : 24/K/I/2021/SEK PENJ.

Polisi telah menelusuri klinik YJ, yang berada di Kota Tangerang. Namun, pada saat disambangi, YJ sudah tidak berada di lokasi.

“Iya pas kita datangi orangnya tidak ada. Apakah dia kabur atau mungkin seperti apa, makanya sementara kita masih dalam proses penyelidikan lebih mendalam,” terang Ardiyansyah saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3).

Monica Indah menceritakan awalnya dia tertarik melakukan filler payudara setelah melihat posting-an temannya, seorang selebgram di media sosial. Monica mendambakan bentuk payudara yang ideal, sehingga ia tertarik melakukan filler payudara.

Singkat cerita, Monica mendapatkan nomor YJ ini dari temannya tersebut. Monica kemudian memanggil YJ ke apartemennya pada 15 November 2020 untuk melakukan filler payudara. YJ datang bersama suaminya berinisial SH.

“Namanya YJ dan suaminya SH. Dia datang. Mulailah tuh pengerjaan. Mungkin agak banyak juga, kemungkinan 450 cc dan 420 cc (suntikan filler di payudara kanan-kiri), aku juga lupa pastinya. Dimasukin cairan, disuntikin ke payudara, sebelumnya dianestesi dulu,” jelasnya.

Menurut Monica, YJ saat itu tidak menjelaskan apa efek samping dari filler payudara ini. Namun YJ meyakinkan dirinya bahwa filler payudara aman. YJ juga memberikan resep obat untuk Monica jika mengalami keluhan usai penyuntikan filler payudara.

“Dia nggak bilang ada efek sampingnya, nggak. Dia bilang ‘aman kok’,” kata Monica. Dia menghabiskan uang Rp 13,5 juta untuk filler payudara tersebut.

Tiga minggu kemudian, Monica mengalami demam. Ia juga merasakan payudaranya nyeri hingga nyut-nyutan. Monica kemudian membeli obat sesuai resep dari YJ, tapi sakitnya tidak mereda.

Monica kemudian justru mengalami demam tinggi dan menderita rasa sakit yang luar biasa di bagian payudaranya. Teman-temannya kemudian membawanya ke rumah sakit di Pluit. Dia didiagnosis mengalami mastitis payudara. Setelah beberapa hari keluar dari rumah sakit, Monica kembali mengalami demam tinggi.

Monica Indah lalu berobat ke rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan. Pihak rumah sakit saat itu menyarankan Monica dioperasi karena infeksi yang dideritanya sudah parah.

Tonton juga Video: Cerita Rency Milano yang Diduga Jadi Korban Malpraktik

[Gambas:Video 20detik]

(ygs/mea)

Tags: Berita
Previous Post

Calon Pekerja Migran yang Diselamatkan dari Penampungan Dipulangkan ke Lamongan

Next Post

22 Terduga Teroris Hasil Operasi Densus Tiba di Jakarta

Admin Pakpolin

Admin Pakpolin

Next Post
22 Terduga Teroris Hasil Operasi Densus Tiba di Jakarta

22 Terduga Teroris Hasil Operasi Densus Tiba di Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version