InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Lewat Aplikasi WargaKu, Pemkot Surabaya Monitor Langsung Aduan Warga

by Admin Pakpolin
12 April 2021
0
Lewat Aplikasi WargaKu, Pemkot Surabaya Monitor Langsung Aduan Warga
2
SHARES
32
VIEWS

Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan aplikasi ‘WargaKu’ untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat. Platform ini bakal menjadi penghubung antara Pemkot dan warga, sekaligus media untuk menyampaikan kritik, saran, permohonan informasi, pengaduan serta apresiasi kepada Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan pembuatan aplikasi ‘WargaKu’ dilatarbelakangi oleh keinginan untuk melibatkan masyarakat dalam masalah pembangunan kota. Sebab menurutnya, dalam membangun dan mengembangkan kota pihaknya tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu bantuan masyarakat. Hal ini mengingat permasalahan kota yang bersifat kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan beberapa pihak.

“Pemerintah Kota Surabaya tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun kota. Untuk itu, perlu peran serta masyarakat, salah satunya dari mendengarkan masukan-masukan warganya,” ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Eri atau yang kerap disapa Cak Eri menjelaskan lewat aplikasi ini semua keluhan terkait layanan publik bisa dilaporkan, mulai dari masalah terkait pengurusan administrasi kependudukan, perizinan, hingga adanya jalan berlubang atau rusak.

“Laporkan keluhan kamu secara daring melalui aplikasi ini. Aplikasi ini akan meneruskannya agar segera ditindaklanjuti instansi terkait,” paparnya.

Dikatakan Eri, ‘WargaKu’ atau yang dijabarkan ‘Wadah Aspirasi Rukun tetangga rukun warga dan Kampung Unggul’ merupakan media interaksi dua sisi yang memungkinkan warga pelapor beserta organisasi perangkat daerah (OPD) saling berkomunikasi melalui fitur chat yang ada di dalam aplikasi. Keduanya juga bisa saling memantau status pengaduan. Apabila dalam waktu 1×24 jam aduan tidak ditanggapi, lanjut dia, secara sistem laporan itu akan langsung masuk ke gawai miliknya.

“Melalui aplikasi ini, pemerintah akan selalu hadir. Akan selalu ada,” terangnya.

pemkotsurabayaFoto: dok. Pemkot Surabaya

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M Fikser menjelaskan, aplikasi ‘WargaKu’ dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store dan laman resmi mediacenter.surabaya.go.id. Dia menyebut aplikasi ini sudah diunduh oleh lebih dari 5.000 masyarakat sejak dirilis pada 22 Maret 2021 lalu.

“Saat ini aplikasi WargaKu berbasis android. Untuk IOS, masih dalam tahap pengembangan,” kata Fikser.

Fikser menambahkan latar belakang pembuatan aplikasi karena Wali Kota Eri Cahyadi ingin agar keluhan yang masuk ke Pemkot dapat direspons secara cepat langsung dari OPD yang berwenang. Misalnya, saat melihat jalan berlubang, warga bisa langsung lapor ke Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) melalui aplikasi ‘WargaKu’.

“Seperti warga ingin lapor ke Dinas PU terkait jalan rusak, itu bisa langsung. Warga bisa melampirkan pengaduannya itu dengan foto jalan rusak beserta lokasi yang terintegrasi langsung dengan google map,” tuturnya.

Selain itu, bagi warga yang tidak mengerti ke OPD mana keluhannya harus ditujukan jangan khawatir sebab ada opsi pelaporan langsung pengaduan ke OPD terkait pada fitur di aplikasi.

“Apabila laporan warga itu ditujukan ke Pemkot, nantinya aplikasi akan meneruskan laporan itu ke OPD berwenang untuk segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Meski demikian, Fikser mengatakan setiap laporan dari warga yang masuk tidak serta merta dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1×24 jam. Sebab beberapa permasalahan dibutuhkan waktu penyelesaian. Sebut saja ketika Pemkot harus menangani masalah saluran air yang rusak, atau jalan berlubang yang jumlahnya banyak.

“Tetapi ketika OPD melaksanakan kegiatan, dia (OPD) pasti lapor balik ke warga melalui aplikasi. Jadi progres pengerjaannya bisa diketahui oleh pelapor,” paparnya.

Fikser menyebut, saat ini aplikasi ‘WargaKu’ masih dilengkapi dengan fitur pengaduan. Namun dia memastikan jika ke depan aplikasi ini bakal dikembangkan dan dilengkapi fitur layanan lainnya secara bertahap.

“Saat ini dilengkapi fitur pengaduan atau keluhan. Nanti kita juga lengkapi dengan fitur-fitur lain, sekarang masih dalam proses pengerjaan,” ungkap Fikser.

Fikser mengatakan sebelumnya, Pemkot Surabaya telah memiliki layanan pengaduan berupa media center yang dikelola Dinkominfo Surabaya. Bedanya, lanjut dia, melalui layanan ini setiap laporan yang masuk kemudian diteruskan kepada OPD berwenang.

“Kalau aplikasi WargaKu pengaduan yang masuk itu bisa langsung direspons oleh OPD terkait,” ungkap Fikser.

Selain media center, kata Fikser, layanan serupa sebenarnya telah dimiliki Pemkot Surabaya, yakni layanan sambungan telepon kedaruratan Command Center (CC) 112. Layanan ini berkaitan dengan kedaruratan yang perlu penanganan cepat, seperti peristiwa kebakaran, insiden kecelakaan atau kejadian orang tenggelam.

“Sementara aplikasi WargaKu ini berkaitan dengan pelayanan publik masyarakat. Seperti masalah layanan administrasi kependudukan atau pengaduan jalan berlubang dan rusak,” kata Fikser.

Uniknya, melalui aplikasi ini Wali Kota Surabaya juga dapat memonitor langsung setiap laporan yang masuk. Bahkan, Fikser menyebut, wali kota juga dapat mengetahui instansi mana saja yang jarang menanggapi laporan warga, sehingga dapat mengambil tindakan berupa teguran ataupun pemberian sanksi kepada Kepala OPD tersebut.

“Jadi, Pak Wali Kota bisa kontrol 24 jam, keluhan yang tidak direspons pun akan kelihatan. Nah, ini juga menjadi salah satu indikator kinerja pada masing-masing OPD, bagaimana merespons keluhan warga,” pungkasnya.

(adv/adv)

Previous Post

Polda Lampung Musnahkan 9 Kg Sabu dan 4.990 Pil Ekstasi

Next Post

Tinjau NTT, Panglima dan Kapolri Fokuskan Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan

Admin Pakpolin

Admin Pakpolin

Next Post
Tinjau NTT, Panglima dan Kapolri Fokuskan Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan

Tinjau NTT, Panglima dan Kapolri Fokuskan Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version