MADIUN — Kerja Unit Reaksi Cepat (URC) Bareskrim tidak hanya diukur dari kecepatan merespons laporan, tetapi juga dari kemampuan mengembangkan informasi dan menghadapi kendala selama penyelidikan. Hal ini terlihat dari penanganan kasus di Kabupaten Madiun yang bermula dari masalah penagihan utang dan berkembang menjadi dugaan perampasan barang.
Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan menjelaskan, proses penagihan yang seharusnya berjalan wajar berubah menjadi tindakan merugikan korban, termasuk intimidasi verbal dan perampasan perangkat elektronik secara paksa. Saat korban mencoba merekam kejadian, telepon genggamnya justru direbut terduga pelaku secara paksa. Laporan korban segera ditindaklanjuti oleh Unit V Siber Satreskrim Polres Madiun.
Proses penyelidikan tidak berhenti pada penerimaan laporan. Personel melakukan pengembangan informasi untuk mengurai kejadian dan melacak keberadaan terduga pelaku. Meskipun terduga pelaku dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan, penyelidikan terus berlanjut dengan penelusuran informasi yang akhirnya mengungkap keberadaannya di kediaman kerabat.
Setelah lokasi diketahui, petugas bergerak mengamankan terduga pelaku dan melakukan penggeledahan. Berbagai barang bukti, termasuk sejumlah telepon genggam dan media penyimpanan data berisi rekaman terkait kejadian, diamankan untuk mendukung proses penyidikan.
Rangkaian penanganan ini menunjukkan bahwa kerja cepat Unit Reaksi Cepat dan fungsi reserse bukan hanya soal waktu respons awal, melainkan juga kemampuan membaca dinamika perkara, mengembangkan petunjuk, dan mengambil langkah tepat saat menghadapi hambatan penyelidikan.
Dalam konteks kerja URC, proses ini penting untuk memastikan bahwa respons terhadap laporan masyarakat menjadi titik awal pengembangan penyelidikan, pencarian bukti, dan pengamanan barang bukti agar proses hukum berjalan optimal.
Selanjutnya, kerja reserse tidak berhenti setelah terduga pelaku diamankan. Pengungkapan terus berlanjut untuk menyusun fakta lengkap dan memberikan perlindungan hukum bagi korban.
Responsif dalam menerima laporan, gigih menelusuri petunjuk, serta terukur dalam tindakan merupakan cerminan nyata dari #ReserseBekerja.
(Sumber: Tribrata, Harian Bhirawa, iNews)




