InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home BERITA NASIONAL

Polri Izinkan Keramaian Liga 1 2021, PSSI: Kickoff Mulai 27 Agustus Setelah Perpanjangan PPKM

by Admin Pakpolin
14 August 2021
0
Polri Izinkan Keramaian Liga 1 2021, PSSI: Kickoff Mulai 27 Agustus Setelah Perpanjangan PPKM
1
SHARES
16
VIEWS

TRIBUNSOLO.COM- Kabar gembira bagi pencita sepak bola Indonesia. Kompetisi Liga 1 2021 bisa kembali digulirkan.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo sudah meneken izin keramaian untuk Liga 1 2021.

Dilansir BolaSport.com, izin keramaian kompetisi Liga 1 2021 sudah dikeluarkan Polri.

“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolri yang sudah menurunkan izin keramaian dan disampaikan kepada kami melalui Asops Kapolri (Irjen Pol. Imam Sugianto),” ucap Ketua PSSI Mochamad Iriawan, dilansir BolaSport.com.

Iriawan menyebut jadwal kompetisi Liga 1 2021 diundur dari rencana semula 20 menjadi 27 Agustus 2021.

Hal itu tidak lepas dari adanya perpanjangan PPKM Level 3 dan 4 Jawa Bali.

” Kapolri menyapaikan bahwa jadwal mundur dari 20 menjadi 27 Agustus karena ada perpanjangan PPKM,” jelas Iriawan.

“Kami mengikuti jadwal itu karena PSSI dan pemerintah pada dasarnya harus bekerja sama demi memajukan sepak bola,” tambah Iriawan.

Harus Bergulir

Terbitnya izin keramaian untul Liga 1 2021 tentu membawa angin segar bagi pecinta sepak bola tanah air.

Pasalnya, sudah hampir satu setengah tahun kompetisi Liga 1 Indonesia vakum.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengharuskan Liga 1 2021 ini segera bergulir.

Sebab, Timnas Indonesia akan tampil di Piala Dunia U-20 Apalagi Indonesia didapuk sebagai tuan rumah.

“Kita kan jadi tuan rumah piala dunia U-20 yang sebelumnya harusnya tahun 2021 tapi diundur ke 2021. Untuk itu kita harus ada tim yang minimal babak awal bisa lanjut.

Oleh karena itu kita butuh pembentukan timnas, sedangkan timnas ini dihasilkan dari kompetisi yang ada,” kata Amali dalam diskusi yang diadakan FMB9, Rabu (11/8/2021).

Selain itu, Lanjut AMali hadirnya pertandingan Liga 1 bisa jadi hiburan bagi masyarakat Indonesia yang saat ini lebih banyak di rumah saja.

“Kedua, bahwa sepakbola ini menurut survei dari luar Negri ternyata diminati lebih dari 70 persen rakyat Indonesia apalagi di tengah pandemi seperti ini harus ada hiburan, nah kita dorong harus ada kompetisi,” ujarnya.

Menpora meyakini, PSSI dan PT LIB bisa menggelar kompetisi Liga 1 di tengah pandemi Covid-19 dengan aman.

Pasalnya, pada turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan sangat ketat sehingga turnamen yang berjalan selama satu bulan tak menimbulkan kalster di dalamnya.

“Nah, kita akan siapkan ini tapi dengan prokes yang ketat, semua harus sudah divaksin. Waktu piala Menpora pemain sudah divaksin dan semua setiap yang masuk ke Stadion harus diperiksa,” ucap Amali.

“Saya saja itu di-swab berkali-kali, dicolok setiap masuk Stadion. Saya, pak Menko, Kapolri juga harus dites. Jadi panitia tidak pandang bulu saat menerapkan prokes,” tambahnya.

Previous Post

Polsek Gringsing Bersama Pemdes Kutosari Salurkan Bansos Pemerintah

Next Post

Sambut HUT RI Ke-76, Korps Brimob Polri Suntik Vaksin ke Anak Berkebutuhan Khusus

Admin Pakpolin

Admin Pakpolin

Next Post
Sambut HUT RI Ke-76, Korps Brimob Polri Suntik Vaksin ke Anak Berkebutuhan Khusus

Sambut HUT RI Ke-76, Korps Brimob Polri Suntik Vaksin ke Anak Berkebutuhan Khusus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version