InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

Pernah Terjebak Macet Saat One Way? Ini Alasan Korlantas Gelar TFG Jauh Hari Sebelum Mudik 2026

by Admin
3 March 2026
0
Korlantas Gelar Tactical Floor Game Operasi Ketupat 2026 1

Korlantas Gelar Tactical Floor Game Operasi Ketupat 2026 1

1
SHARES
13
VIEWS

Jakarta – Bayangkan Anda sedang mudik bersama keluarga. Anak mulai gelisah di kursi belakang, bahan bakar menipis, dan Anda memutuskan masuk rest area. Namun belum sempat keluar, tiba-tiba rekayasa lalu lintas one way diberlakukan. Anda tak bisa kembali ke jalur semula. Petugas mengarahkan kendaraan mengikuti arus yang sudah ditentukan. Situasi berubah cepat. Bingung, panik, dan lelah bercampur jadi satu.

Kondisi seperti itu bukan sekadar cerita. Pada musim mudik sebelumnya, sejumlah pemudik pernah terjebak kepadatan akibat lonjakan kendaraan yang tak terprediksi atau perubahan skema rekayasa lalu lintas yang berlangsung mendadak.

Untuk mengantisipasi kondisi serupa pada arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Tactical Floor Game (TFG) Operasi Ketupat 2026 di Gedung NTMC Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

TFG merupakan forum simulasi taktis yang bertujuan menguji Rencana Operasi (Renops), memetakan potensi kerawanan, serta menyinkronkan langkah antarinstansi sebelum puncak arus mudik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang berorientasi pada keselamatan masyarakat.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi bidang lalu lintas. Negara hadir untuk memastikan masyarakat aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujar Irjen Agus.

Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way nasional, maupun one way sepenggal dilakukan berdasarkan parameter dan analisis data, bukan keputusan spontan.

“Aman itu adalah sistem, bukan kebetulan. Keselamatan tidak terjadi kebetulan, ia dirancang dan dikawal dengan sistem,” tegasnya.

Waastama Ops Kapolri Irjen Pol. Laksana menyatakan pengamanan mudik melibatkan seluruh unsur, baik internal Polri maupun stakeholder eksternal.

“Arus mudik ini bukan hanya urusan Lantas, tetapi urusan semuanya,” ujar Irjen Laksana.

Ia menambahkan, melalui TFG seluruh skenario, termasuk kondisi darurat dan lonjakan kendaraan, diuji agar respons di lapangan berjalan cepat dan terkoordinasi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono memproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan akan memasuki ruas tol saat arus mudik, meningkat 17 persen dibanding kondisi normal. Puncak arus diperkirakan terjadi pada 18 Maret (H-3), sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Jasa Marga menyiapkan lebih dari 500 kendaraan operasional, 62 rest area aktif, serta 3.500 kamera pemantauan yang terintegrasi dalam aplikasi Travoy.

“Travoy ini live 3.500 kamera dengan tingkat akurasi 97 persen,” ujar Rivan.

Dari sisi keselamatan transportasi, Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Rudi Irawan menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan Lebaran harus mengutamakan keselamatan, kolaborasi, serta antisipasi potensi gangguan.

“Penguatan aspek keselamatan harus menjadi prioritas untuk mencapai zero accident dan zero fatality,” ujarnya.

Korlantas juga memastikan pendekatan humanis selama Operasi Ketupat berlangsung. Penindakan tilang tidak menjadi prioritas, sementara ETLE tetap difungsikan untuk pemantauan dan pengumpulan data.

“Selama Operasi Ketupat, tidak dilakukan penilangan. ETLE boleh memantau untuk identifikasi dan data saja,” ujar Kakorlantas.

Dengan simulasi yang dilakukan jauh hari sebelum arus mudik, Korlantas bersama stakeholder berharap pemudik memperoleh kepastian informasi, kejelasan arah rekayasa lalu lintas, serta respons cepat ketika terjadi kepadatan.

Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi kebingungan di lapangan dan menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, lancar, dan berkeselamatan bagi masyarakat.

Previous Post

Korlantas Polri Gelar Tactical Floor Game Persiapkan Operasi Ketupat 2026

Next Post

Cara Menggunakan Aplikasi SIGNAL Online

Admin

Admin

Next Post
aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)

Cara Menggunakan Aplikasi SIGNAL Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Kapolri Listyo Sigit dan Tedi Bharata Beri Penghargaan bagi Pelari

Kapolri Berikan Penghargaan kepada Pemenang Kemala Run 2026 di Bali

19 April 2026
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmi Lepas Kemala Run 2026

Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmikan Kemala Run 2026, Wujud Sport Tourism dan Kemanusiaan di Bali

19 April 2026
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmi Lepas Kemala Run 2026

Polri Sukses Gelar Kemala Run 2026 di Bali dengan Partisipasi 11.000 Pelari

19 April 2026
Kapolri dan Ketum Bhayangkari Resmi Lepas Kemala Run 2026

Kapolri Resmi Lepas Ribuan Pelari di Kemala Run 2026 Bali

19 April 2026
Kemala Run 2026

Antusias Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Ikut Kemala Run 2026

19 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version