InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

Kakorlantas: Fatalitas Anjlok 38,9%, Kecelakaan Turun 15% di Operasi Ketupat 2026

by Admin
18 March 2026
0
Menhub-Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Temui Para Pemudik

Menhub-Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Temui Para Pemudik

1
SHARES
12
VIEWS

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan adanya penurunan angka kecelakaan sebesar 15,5% selama beberapa hari awal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Selain itu, angka fatalitas akibat kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan hingga 38,9%.

“Peristiwa kecelakaan, kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada penurunan peristiwa kecelakaan 15,50%. Jadi peristiwa kecelakaan, jadi fatalitas korban, itu ada penurunan 38,9%,” ujar Irjen Agus dalam keterangan yang disampaikan di Command Center PJR Korlantas Polri, Km 29 Cikarang, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026).

Lebih lanjut, Irjen Agus menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada kejadian menonjol terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) selama Operasi Ketupat yang berlangsung sejak 13 Maret 2026. Namun, volume kendaraan terus meningkat secara signifikan hingga malam hari, sehingga sejumlah rekayasa lalu lintas telah diterapkan.

“Sampai malam ini, kami juga sampaikan Pak Menteri, bahwa Harkamtibmas selama operasi hingga 5 hari ini tidak ada peristiwa yang menonjol,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono, mencatat jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta sudah mencapai 1,1 juta unit hingga pukul 22.00 WIB pada Selasa (17/3). Angka tersebut setara dengan 32% dari total proyeksi arus mudik tahun ini.

“Arus kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 1,1 juta, atau 1.100.000. Sehingga memasuki angka 32% dari proyeksi, sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya,” jelas Rivan.

Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa Jasa Marga bekerja sama dengan Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan terus menjalankan koordinasi dalam penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk one way sepenggal yang mulai diterapkan pada sore hari.

“Untuk itulah kemudian bersama Pak Menteri Perhubungan maupun Pak Kakorlantas, dijalankannya one way sepenggal tahap 1 ini. Yang dari proyeksi yang kami perkirakan di malam ini juga akan meningkat sampai dengan 34% atau 1,2 juta kendaraan,” ungkapnya.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, dari 13 hingga 25 Maret 2026. Kementerian Perhubungan memprediksi akan terjadi sekitar 143,9 juta perjalanan masyarakat yang melakukan mudik Lebaran pada tahun ini.

Previous Post

Korlantas: Kecelakaan Turun Signifikan, MRLL Berbasis Data Jadi Kunci Pengamanan Mudik 2026

Next Post

Kakorlantas Dampingi Kapolri Lepas Mudik Gratis, Arus Dipastikan Lancar

Admin

Admin

Next Post
Kakorlantas Dampingi Kapolri Lepas Mudik Gratis, Arus Dipastikan Lancar

Kakorlantas Dampingi Kapolri Lepas Mudik Gratis, Arus Dipastikan Lancar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Survei KedaiKOPI: 84,1% Pemudik Puas dengan Kinerja Polri Saat Mudik Lebaran 2026

10 April 2026
Polantas dan Ojol Kamtibmas

Gabungan Teknologi dan Pendekatan Humanis Tingkatkan Pelayanan Polantas

9 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menghadiri peresmian operasional Safety Driving Center (SDC) Ditlantas Polda Kalimantan Selatan

Polda Kalsel Resmikan Safety Driving Center untuk Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas

9 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version