InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home ATENSI PUBLIK

Cegah terorisme, netizen serukan #TumpasAkarRadikalisme

by Admin
12 April 2021
0
Cegah terorisme, netizen serukan #TumpasAkarRadikalisme
1
SHARES
16
VIEWS
Banyaknya kejadian akhir-akhir ini membuat sebagian besar masyarakat Indonesia khawatir akan keamanan negeri ini. Pada bulan Maret kemarin terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang mana disaat bersamaan para jemaat sedang melakukan ibadah di Gereja tersebut. Suara dentuman yang berasal dari ledakan bom tersebut terdengar hingga satu kilometer berdasarkan beberapa saksi yang dekat dengan lokasi kejadian. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan sembilan orang terluka. Ledakan di Gereja Katedral Makassar terjadi sekitar pukul 10.28 WITA. Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, Pastor Wilhelmus Tulak dari Gereja Katedral Makassar menuturkan, ledakan terjadi sesaat setelah ibadah misa kedua digelar. Pastor Wilhelmus Tulak juga menelaskan bahwa Gereja Katedral Makassar mempunyai beberapa pintu masuk dan pintu keluar, jadi tidak hanya terfokus di satu pintu saja. Saat itu adalah pertukaran jadwal para jemaat Gereja Katedral Makassar yang sudah selesao lalu pulang dan para jemaat yang baru datang untuk mengikuti ibadah misa selanjutnya. Dua orang pelaku pengeboman datang mendekati pintu gereja dengan mengendarai sepeda motor. Untungnya, gerak gerik dari si pelaku sudah dicurigai dan petugas keamanan gereja berhasil mencegahnya masuk ke dalam gereja. Tidak lama setelah itu, ledakan cukup besarpun terjadi dan terekam oleh CCTV yang berada disekitar lokasi kejadian. Banyak dampak yang ditimbulkan, seperti kerusakan pintu gerbang gereja dan kendaraan sekitar lokasi, serta pecahnya kaca hotel yang ada disekitar gereja. Tidak cukup sampai disitu, aksi terorisme dilakukan lagi oleh Zakiah Aini yang merupakan pelaku teror yang beraksi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Dilansir dari Tempo.co, berikut kronologis kejadiannya: Pukul 16.30 WIB, seorang perempuan berpakaian hitam dan berjilbab biru memasuki Pintu 3 Gedung Utama Mabes Polri. Ia beralasan ingin menyerahkan surat ke Sekretariat Umum atau Setum Polri. Namun, sekitar 16.35 WIB, pelaku tidak menuju Setum. Ia malah bergerak ke arah penjagaan utama Mabes Polri. Di sana, ia bertemu petugas jaga bernama Iptu Suriyono (anggota Yanmas Mabes Polri). Kepada si petugas jaga, pelaku kembali mengaku ingin menyerahkan surat ke Setum Polri, sehingga di antar hingga Masjid Mabes Polri (tidak sampai Setum Polri). Pukul 16.45 WIB, pelaku teror tidak mendatangi Setum Polri dan kembali ke Pos Penjagaan Utama Mabes Polri, dan disapa oleh Bripda Aldo. Ia tiba-tiba mengeluarkan senjata jenis pistol dan menembakkan ke arah petugas jaga sebanyak 2 kali, sehingga mengenai lengan kanan Bripda Ajeng (anggota penjagaan Pos I Mabes Polri). Polisi yang berjaga kemudian membalas. Pukul 17.25 sampai dengan 17.42 WIB, Tim Jihandak Gegana Mabes Polri tiba dan langsung memeriksa kondisi jenazah terduga teroris untuk memastikan tidak ada bahan peledak. Dari kedua kejadian yang cukup menggemparkan itu, video dan foto dari aksi teror tersebut juga tersebar luas di media sosial hingga membuat ketakutan publik. Namun polisi sudah berhasil mengungkap kasus teror dan melakukan penangkapan para terduga teroris. Hal ini terbukti dari sebanyak 1.173 terduga teroris ditangkap dibeberapa daerah. Untuk meningkatkan kewaspadaan dan dukungan untuk menuntaskan aksi terorisme dan radikalisme dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, tagar #TumpasAkarRadikalisme menjadi bentuk dukungan para masyarakat agar tidak takut dan mendukung Polri dalam menumpas akar dari radikalisme. Banyaknya cuitan dengan menggunakan tagar #TumpasAkarRadikalisme, menjadikan tagar #TumpasAkarRadikalisme trending nomor 1 di media sosial Twitter. Hingga saat dibuatnya berita ini, sebanyak 48,6 ribu cuitan diunggah netizen dengan menggunakan tagar #TumpasAkarRadikalisme. Tetap selalu waspada, mari kita dukung pemerintah untuk #TumpasAkarRadikalisme.
Previous Post

Kunjungi Natuna, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi

Next Post

Polda Aceh Kembali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional

Admin

Admin

Next Post
Polda Aceh Kembali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional

Polda Aceh Kembali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version