InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home Informasi Polri

Pemantauan Drone dan Radar Bantu Pengaturan Arus Mudik

by Geralda Talitha
15 March 2026
0
Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho memastikan arus mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat tahun ini berjalan aman
1
SHARES
12
VIEWS

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa arus lalu lintas selama momentum mudik Lebaran pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini berlangsung aman dan tetap terkendali. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dilakukan pemantauan langsung di wilayah Jawa Timur bersama Listyo Sigit Prabowo. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, kondisi di jalan tol, jalur arteri, terminal, hingga stasiun masih dalam situasi kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga menyoroti capaian penting selama pelaksanaan operasi, yakni turunnya angka fatalitas atau korban meninggal dunia hingga 45 persen. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama arus mudik berjalan efektif.

Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan keterangan tersebut saat berada di Command Centre KM 29. Hingga saat ini tercatat sekitar 25 persen pemudik telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju jalur Trans Jawa, Bandung, serta Sumatera. Pergerakan kendaraan tersebut dinilai berjalan lancar tanpa adanya kepadatan yang signifikan.

Menurutnya, kelancaran mobilitas pemudik juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait sistem kerja fleksibel atau Work from Anywhere (WFA) yang telah diumumkan tiga minggu sebelum masa operasi dimulai. Kebijakan ini dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan waktu perjalanan secara lebih fleksibel sehingga arus kendaraan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

Dalam penerapan rekayasa lalu lintas, Kakorlantas menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh kepolisian didasarkan pada parameter data yang diperoleh secara real-time. Evaluasi kondisi lalu lintas dilakukan melalui pemanfaatan teknologi radar serta pemantauan drone yang diperbarui setiap tiga jam.

“Kalau masalah contraflow yang ada di jalan tol itu ada parameternya. Di kilometer 47 itu ada radar yang menghitung jumlah kendaraan selama satu jam berturut-turut. Apabila mencapai 5.500, otomatis kami akan lapor Bapak Kapolri. Apabila satu jam ke depan naik menjadi 6.400, kita lakukan contraflow dua lajur,” tegas Irjen Pol. Agus memaparkan prosedur penanganan tol.

Selain itu, kepolisian juga melakukan pengaturan arus di beberapa jalur arteri, seperti kawasan Gadog menuju Puncak dan wilayah Cibadak. Penindakan juga dilakukan terhadap kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan dengan tetap melintas di jalan tol.

Menanggapi informasi mengenai kepadatan di simpul penyeberangan, Kakorlantas menjelaskan bahwa antrean kendaraan di rute Ketapang–Gilimanuk merupakan antrean normal yang terjadi karena kendaraan menunggu giliran masuk ke kapal penyeberangan, bukan akibat kemacetan di jalan raya. Ia memastikan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan terus dilakukan, termasuk melalui penambahan dan pergeseran armada kapal guna mempercepat proses penyeberangan.

Sementara itu, untuk pengelolaan arus kendaraan di jalur pelabuhan Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, kepolisian menerapkan sistem indikator warna, yaitu normal, kuning, dan merah. Jika antrean kendaraan sudah melampaui area pelabuhan atau terjadi kondisi cuaca ekstrem, petugas akan segera mengaktifkan delay system serta memaksimalkan pemanfaatan buffer zone.

Sebagai penutup, Kakorlantas menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan operasi yang berorientasi pada kemanusiaan. Kehadiran personel kepolisian yang tersebar di berbagai pos pengamanan juga dinilai efektif dalam menekan angka kriminalitas hingga nihil selama periode mudik.

“Kami menjamin keberangkatan pada saat mudik dalam perjalanan aman sampai tujuan, ketemu keluarganya bahagia, dan kembalinya selamat,” pungkasnya.

Tags: Korlantasmudik lebaranOperasi Ketupat
Previous Post

Puncak Mudik Diprediksi 18–20 Maret, Pemudik Diminta Atur Perjalanan

Next Post

25 Persen Arus Mudik Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas

Geralda Talitha

Geralda Talitha

Next Post
Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum

25 Persen Arus Mudik Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version