InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home BERITA DAERAH

Tim K-9 Polda Jateng: Jenazah Bayi Tertimbun Tanah Longsor di Pekalongan Berhasil Ditemukan

by Admin Pakpolin
23 January 2025
0
Tim K-9 Temukan Jenazah Bayi Tertimbun Tanah Longsor
1
SHARES
18
VIEWS

Pekalongan  – Upaya Tim K-9 dari Polda Jawa Tengah dalam tragedi tanah longsor yang menghancurkan sebuah desa di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, berbuah hasil setelah berhasil menemukan jenazah seorang bayi berusia 5 bulan. Bayi yang diberi nama Abiyan ini ditemukan tertimbun di bawah tumpukan material longsor, sebuah tragedi yang menyayat hati dalam bencana alam yang melanda bagian dari provinsi di Indonesia ini.

Pada hari yang mengharukan itu, Abiyan ditemukan oleh anjing pelacak dari Tim SAR yang telah dilatih khusus untuk operasi pencarian dan penyelamatan dalam kondisi-kondisi ekstrem seperti bencana lain. “Bayi itu Bernama Abiyan. Tubuh Abiyan ditemukan dalam keadaan tertutup selendang, di bawah springbed yang tersangkut pohon bambu, dekat aliran air,” ungkap Agus Yusuf, anggota SAR Bumi Santri Pekalongan. Pemandangan yang ditemui oleh regu penolong menyentuh hati banyak yang hadir, termasuk paman korban yang hadir di lokasi.

“Paman korban menangis histeris saat Abiyan ditemukan. Jenazah langsung dibawa ke posko induk,” lanjut Agus Yusuf dalam keterangannya pada Kamis (23/1).

Tragedi tanah longsor di Jawa Tengah ini tidak hanya merenggut nyawa Abiyan, tetapi juga ibunya yang tewas dalam peristiwa yang sama. Nasib ayah Abiyan masih menjadi tanda tanya karena belum diketahui keberadaannya.

Operasi pencarian dan penyelamatan yang dijalankan oleh Tim SAR gabungan, termasuk upaya Tim K9 Polda Jawa Tengah, berlanjut secara intensif dengan harapan untuk menemukan korban lain yang mungkin masih tertimbun dan belum teridentifikasi.

Berdasarkan informasi terakhir, jumlah korban yang meninggal akibat bencana longsor Pekalongan terus bertambah. “Hingga Rabu (22/1), jumlah korban longsor Pekalongan yang sudah ditemukan meninggal dunia berjumlah 21 orang, termasuk balita berusia 5 bulan. Sementara 5 orang masih dinyatakan dalam pencarian,” seperti yang diinformasikan oleh otoritas setempat.

Penanganan korban bencana alam merupakan prioritas utama bagi tim penyelamat yang beroperasi dalam kondisi yang serba sulit. Evakuasi korban longsor dilakukan dengan hati-hati, sambil memastikan keamanan para penyelamat, dan juga memberikan penghormatan yang tepat bagi mereka yang telah menjadi korban dari bencana garang ini. Keberhasilan Tim K-9 dalam menemukan jenazah Abiyan merupakan bukti dedikasi mereka terhadap tugas mulia ini, sekaligus menjadi penerangan di tengah kesedihan yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas.
 

Previous Post

Satbrimob Polda Jawa Tengah dalam Pencarian Korban Banjir dan Tanah Longsor di Petungkriyono Pekalongan

Next Post

RS Polri BerhasilIdentifikasi 3 Korban Kebakaran Glodok Plaza

Admin Pakpolin

Admin Pakpolin

Next Post
identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza

RS Polri BerhasilIdentifikasi 3 Korban Kebakaran Glodok Plaza

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Korlantas Pastikan Rute dan Sinergi untuk Kemala Run 2026 di Bali

Korlantas Polri Perkuat Persiapan Kemala Run 2026

17 April 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho di Primetime News MetroTV

Menghargai Pengabdian Petugas di Balik Operasi Ketupat 2026

17 April 2026
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung

Pengabdian Tak Terlihat di Balik Keselamatan Mudik Operasi Ketupat 2026

16 April 2026
Kakorlantas Polri

Mengenang Pengorbanan Personel Polisi dalam Operasi Ketupat 2026

15 April 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Terlihat dari Pengalaman Nyata Pemudik

10 April 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version