Jakarta — Korlantas Polri, di bawah kepemimpinan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, mengintensifkan pengawasan arus lalu lintas selama ngabuburit dengan mengoptimalkan penggunaan ETLE Drone Patrol Presisi.
Teknologi ini diterapkan khususnya di Jalan Raya Pasar Minggu dan Jalan MT Haryono, dua koridor utama yang menjadi jalur vital pergerakan masyarakat menuju dan dari pusat aktivitas Jakarta.
Koordinasi pengawasan dilakukan oleh Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal, dibantu secara teknis oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Pemantauan dilakukan secara sistematis dan terukur dengan data lapangan real time.
Menjelang waktu berbuka puasa, volume kendaraan di kedua ruas jalan tersebut meningkat signifikan akibat aktivitas warga yang kembali ke rumah dan mencari kebutuhan berbuka.
Karena itu, kedua ruas ini membutuhkan pengawasan ekstra untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi perlambatan arus lalu lintas.
Penggunaan drone memungkinkan petugas memperoleh cakupan visual udara yang komprehensif, yang membantu dalam membaca pola pergerakan kendaraan, mendeteksi titik perlambatan, serta potensi hambatan yang bisa menimbulkan kemacetan.
Sistem ETLE Drone Patrol Presisi juga mampu mendeteksi dini pelanggaran lalu lintas seperti pelanggaran marka jalan, penerobosan lampu merah, serta pemakaian bahu jalan yang tidak sesuai peruntukan.
Penegakan hukum dilakukan dengan profesional, transparan, dan akuntabel, tetap mengedepankan pendekatan humanis untuk edukasi dan pencegahan.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada langkah-langkah preventif dan respons cepat untuk pengaturan arus ketika ditemukan lonjakan kendaraan.
Dengan dukungan teknologi modern dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Korlantas Polri memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga di Jalan Raya Pasar Minggu dan Jalan MT Haryono.
Hal ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan penuh khidmat.






