InfoSeputarPolri
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
  • Login
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA
No Result
View All Result
InfoSeputarPolri
No Result
View All Result
Home Pos Pengaduan Berita Terbaru

Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Harap Masyarakat Papua Terima Vaksinasi Covid-19

by Admin Pakpolin
10 March 2021
0
Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Harap Masyarakat Papua Terima Vaksinasi Covid-19
1
SHARES
16
VIEWS

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw berharap masyarakat Papua tidak menolak untuk disuntik vaksin sinovac (COVID-19) karena itu penting bagi kesehatan masyarakat sendiri.

“Ya kita menghimbau kepada masyarakat jangan mengkuti pikiran orang – orang yang hanya memberikan ketidaktentraman di tengah – tengah masyarakat. Keliru kalau mereka menolak karena ini penting untuk kesehatan masyarakat sendiri,” ungkap Komjen Pol. Paulus Waterpauw didampingi Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri, S.I.K., saat kunjungi Masjid Raya Baitulrahim, Kota Jayapura, Selasa (9/3/21).

“Tadi saya pesankan kalau ada yang masih berpikir itu sesuatu yang haram tolong dibicarakan secara baik dengan pemimpin umat kemudian disampaikan bahwa ternyata itu halal dan yang punya peran itu pemimpin umat,” jelas mantan Kapolda Papua itu.

Menurut Komjen Pol. Paulus Waterpauw, Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin bangsa sudah memberikan contoh tauladan langsung diikuti Panglima TNI, Kapolri para menteri terkait semua sudah tinggal Pemerintah daerah dan masyarakat silahkan manfaatkan karena vaksin sinovac juga untuk ketahanan tubuh masing – masing lebih baik.

“Jadi, saya berharap masyarakat mengikuti himbauan dan ajakan yang benar, jauhi yang tidak benar nanti konyol karena Covid-19 ini ada dan masih tetap ada, virus itu ada dan tersebar kemana – mana apalagi sekarang ditemukan ada varian baru yang dahsyat mematikan,” tegas Jenderal Bintang Tiga itu.

“Kalau saya (Komjen Paulus Waterpauw, red) sudah punya imunitas tubuh karena alumni pasien covid-19 jadi tunggu tiga bulan lebih baru bisa disuntik vaksin sekarang baru dua bulan,” sambung Kabaintelkam Polri.

Mantan Kapolda Papua ini berharap masyarakat Papua sehat selalu dan belajar dengar – dengaran kepada orang yang memiliki keahlian kesehatan, jangan suka dengar hoax tentang vaksin sinovac.

“Jangan takabur mengatakan vaksin ini tidak benar, haram dan lain sebagainya. Harus tanyakan para ahli kesehatan, dokter dan tenaga medis jangan berdasarkan bisikan oknum masyarakat biasa yang tidak ahli dalam bidang kesehatan mengatakan vaksin ini tidak baik itu keliru,” tegas Komjen Pol. Paulus.

Dalam kunjungan kerja ke masjid raya baitulrahim Kota Jayapura, Komjen Pol. Paulus Waterpauw juga menitipkan kebijakan Presiden penanganan Covid -19 secara serius yaitu jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

Itu hal utama yang dilakukan siapa saja baik anak – anak maupun kita orang dewasa karena banyak hal yang sudah berubah dalam kehidupan new normal.

“Kebijakan Kapolri PPKM skala mikro yang mana kita harus masuk bersatu padu dengan semua elemen baik dari BPBD turun sampai dinas kesehatan dan juga satgas covid-19 yang ada itu kita harus tangani sampai wilayah terkecil di kampung – kampung maupun RT/RW. Ya, namanya mikro sampai di wilayah terkecil,” tutur Komjen Pol. Paulus.

Jenderal bintang tiga ini mengatakan akan lakukan penyelidikan dan penelitian tentang penyalahgunaan dana covid-19 guna mengamankan kebijakan pemerintah yang sudah ada.

“Artinya banyak hal yang nanti bagian dari tugas saya sebagai Kabaintelkam Polri mencoba untuk mengawasi apa – apa yang menjadi kebijakan negara dan pimpinan Polri untuk pelaksanaannya,” tegas Komjen Pol. Paulus Waterpauw.

Komjen Pol. Waterpauw mencontohkan dalam penanganan PPKM Mikro melibatkan semua unsur dan penganggaran ada dana desa, APBD, BPBD Provinsi Kabupaten/Kota jangan sampai masing – masing saling berharap itu tidak boleh dan harus dikontrol.

“Jangan sampai ada yang sengaja menganggarkan tapi tidak menggunakan anggaran. Kami akan lakukan penyelidikan dan penelitian tentang penyalahgunaan dana covid-19 guna mengamankan kebijakan yang sudah ada,” pungkas mantan Kapolda Sumut itu. (ng/bq/hy).

Tags: Utama
Previous Post

Tingkatkan Informasi Kamtibmas, Kapolda Jambi Silaturahmi dengan Senkom, Orari dan Rapi

Next Post

Polri Mulai Selidiki Kasus Dugaan Unlawful Killing Laskar FPI

Admin Pakpolin

Admin Pakpolin

Next Post
Polri Mulai Selidiki Kasus Dugaan Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Mulai Selidiki Kasus Dugaan Unlawful Killing Laskar FPI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

Berita Terpopuler

Gambar Mutasi Besar-besaran Polri, Pejabat Utama hingga 19 Kapolda

Mutasi Besar-besaran Polri: Pergantian Pejabat Utama hingga 19 Kapolda Resmi Dilakukan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

9 October 2026
Gambar penganiayaan berat di Tanjung Priok

Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Kasus Penganiayaan Berat di Tanjung Priok

29 September 2026
Gambar kerja unit reaksi cepat bareskrim dalam penanganan perkara di Madiun

Kerja Unit Reaksi Cepat Bareskrim Polres Madiun dalam Penanganan Kasus #ReserseBekerja

14 September 2026
Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

13 September 2026

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 August 2026
© Copyright PakpolinTeam All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • INFO LANTAS
  • DISIPLIN LANTAS
  • DAMAI BERSAMA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version