Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, melakukan kunjungan ke Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Irjen Agus mengungkap hasil pemantauan melalui CCTV teknologi tinggi masih terdapat kendaraan yang melanggar batas dimensi atau over dimensi.
“Hasil monitoring dari Pak Menteri, Pak Dirut Jasa Marga, termasuk kami melalui CCTV dengan teknologi, masih ada satu dua kendaraan yang over dimension masih melintasi,” ujar Irjen Agus di JMTC.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi serta kemungkinan penindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut. Irjen Agus mengimbau para pengusaha angkutan logistik agar truk yang melebihi dimensi sumbu tiga tidak beroperasi terlebih dahulu selama masa Operasi Ketupat.
“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan, tentunya keselamatan dan kelancaran itu bagian ibadah yang kita harapkan. Jadi kami mengimbau pelaku usaha angkutan logistik agar yang over dimension atau sumbu tiga tidak beroperasi dulu,” katanya.
Selain itu, Irjen Agus menyampaikan perintah langsung dari Menteri Perhubungan untuk menindak tegas pelanggaran tersebut. Kemungkinan tindakan yang akan dijalankan meliputi tilang, pengeluaran kendaraan dari jalur, hingga penahanan kendaraan (kandang).
“Perintah Pak Menteri tindak tegas. Jadi kemungkinan bisa kami tilang, bisa kami keluarkan, bisa kami kandangkan. Kita sudah siap dengan alternatif-alternatif itu,” jelasnya.
Operasi Ketupat 2026 yang akan digelar selama dua pekan mulai 13 hingga 25 Maret ini, tidak hanya berfokus pada kehadiran petugas di lapangan. Irjen Agus menekankan bahwa operasi ini merupakan upaya kemanusiaan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Ramadan dan Idul Fitri, serta menjaga kondusivitas hari besar lain seperti Nyepi.
“Operasi Ketupat bukan hanya di bidang lalu lintas, tapi negara hadir untuk memastikan rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan, termasuk Idul Fitri dan juga hari Nyepi nanti, harus aman dan kondusif,” ujarnya.
Selama Operasi Ketupat, Irjen Agus juga melakukan pendekatan humanis dengan menyampaikan pesan keselamatan melalui lagu berjudul ‘Mudik Tertib, Ojo Kesusu’ sebagai bagian upaya meningkatkan kesadaran para pemudik akan pentingnya tertib berlalu lintas.






